Fitur Telegram Yang Ditakuti Pemerintah Indonesia

PaijoKun. Pada akhir-akhir ini pemberitaan Indonesia diramaikan oleh Berita Diblokirnya Aplikasi Telegram di Indonesia, mulai dari media online, televisi, hingga cetak. Pemblokiran Telegram oleh Pemerintah Indonesia itu tidaklah tanpa sebab. Dilansir dari berbagai sumber, Pemerintah Indonesia memblokir Telegram dengan alasan "Demi Keamanan Negara dan Keamanan Masyarakat".
Cover Fitur Telegram Yang Ditakuti Pemerintah Indonesia
Dalam keterangan resmi, Dirjen Aplikasi dan Informatika Kemenkominfo, Semuel Abrijani Pangerapan, mengatakan bahwa alasan pemblokiran adalah adanya konten bermuatan radikalisme dan terorisme yang beredar melalui Telegram.

“Pemblokiran ini harus dilakukan karena banyak sekali kanal yang ada di layanan tersebut bermuatan propaganda radikalisme, terorisme, paham kebencian, ajakan atau cara merakit bom, cara melakukan penyerangan, disturbing images, dan lain-lain yang bertentangan dengan peraturan perundang-undangan di Indonesia,” kata Semuel. (dikutip dari kompas)

Yang Menjadi Pertanyaan, Mengapa Teroris memilih Telegram untuk berkomunikasi secara online? Mengapa tidak menggunakan aplikasi chatting lainya seperti: Whatsapp, Line, Facebook, dan sebagainya?

Pada dasarnya, setiap aplikasi tidak ada yang sempurna yangmana memiliki kekurangan dan kelebihan masing-masing. Diantara kelebihan setiap aplikasi tersebut, pastilah ada pihak yang diuntungkan dan ada pula yang dirugikan.

Dalam Fitur Privasi dan Keamanan, Telegram memiliki fitur yang sangat luar biasa yakni "Secret Chat". Dengan fitur tersebut, memungkinkan Anda melakukan percakapan enkripsi end-to-end. Bahkan, Telegram juga menambahkan fitur kata kunci tambahan untuk bisa membuka fitur tersebut.

Selain itu, didalam Fitur Secret Chat Telegram, terdapat fasilitas "Self Destruct Chats" yakni pengahancuran percakapan secara otomatis yang bisa diatur jangka waktunya. Keunggulan lain dari fitur Secret Chat Telegram yakni kita tidak bisa melakukan forward pesan yang ada dan juga kita akan mendapatkan notifikasi ketika lawan bicara kita melakuan screenshoot pada percakapan kita di Secret Chat.
Fitur Secret Chat Telegram

Selain Itu, Telegram adalah sebuah aplikasi Open Source yang mana siapa saja bisa melihat Source Kode, kode API atau protokol untuk menemukan celah keamanan yang ada. Telegram pernah menawarkan hadiah sebesar $200.000 kepada siapa saja yang dapat membobol sistem enkripsi keamananya.

Mungkin karena fitur Telegram itulah yang dianggap "BERBAHAYA" oleh Pemerintah Indonesia.

Sekian artikel kali ini, materi pada artikel ini diambil dari berbagai sumber terpercaya dan sedikit opini pribadi penulis. Apabila bermanfaat jangan lupa untuk membagikan ke orang lain. Baca juga artikel lainya, Terimakasih.

Belum ada Komentar untuk "Fitur Telegram Yang Ditakuti Pemerintah Indonesia"

Posting Komentar

Beri komentar terbaik Anda . . .

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel